Kaedah Mudah Hafal al-Quran

Cara Hindari Maksiat


Seorang lelaki datang kepada Ibrahim bin Adham lalu berkata: “Sesungguhnya aku adalah orang yang banyak melakukan perbuatan dosa, maka nasihatilah aku!

Ibrahim berkata: “Jika kamu mahu menerima lima perkara dariku dan kamu mampu melaksanakannya, maka perbuatan maksiat apa pun tidak akan mencelakakan kamu.”
Maka orang itu berkata: “Apakah itu? Ibrahim berkata: “Jika kamu ingin bermaksiat kepada Allah s.w.t maka janganlah makan daripada rezeki-Nya!”

Orang itu menjawab: “Jika begitu, dari mana aku makan kerana semua yang ada di bumi ini adalah pemberian-Nya? Ibrahim berkata: “Apakah patut kamu bermaksiat kepada Allah, sedangkan kamu memakan rezeki-Nya ?”

Orang itu menjawab: “Tidak, kemudian apa yang kedua? Ibrahim berkata: “Jika kamu ingin bermaksiat kepada Allah s.w.t maka janganlah kamu tinggal di bumi-Nya!

Orang itu berkata: “Ini lebih besar dari yang pertama, di mana aku harus tinggal? Ibrahim berkata: “Apakah patut kamu bermaksiat kepada Allah, sedangkan kamu memakan rezeki-Nya dan tinggal di bumi-Nya ?”

Orang itu menjawab: “Tidak, kemudian apa yang ketiga? Ibrahim berkata, “Jika kamu ingin bermaksiat kepada Allah s.w.t maka carilah tempat di mana Allah s.w.t tidak melihatmu!”

Orang itu berkata: “Ke mana aku harus pergi, sedangkan Allah mengetahui semua yang nampak dan tersembunyi?” Ibrahim berkata: “Apakah patut kamu bermaksiat kepada Allah, sedangkan kamu memakan rezeki-Nya dan tinggal di bumi-Nya serta Dia melihat apa yang kamu lakukan?
Orang itu menjawab: “Tidak, kemudian apa yang keempat? Ibrahim berkata: “Jika malaikat maut datang untuk mengambil rohmu, maka mohonlah kepadanya: “Berilah aku waktu agar aku dapat bertaubat dan beramal soleh!

Orang itu berkata: “Permohonanku tidak akan dikabulkan dan mereka tidak akan menunda (kematianku). Ibrahim berkata: “Jika kamu tidak dapat menghindar daripada datangnya kematian agar dapat bertaubat dan beramal soleh maka kenapa kamu berbuat maksiat kepada-Nya?

Orang itu berkata: Lalu apa yang kelima? Ibrahim berkata: “Jika di hari kiamat nanti, malaikat penjaga neraka datang untuk mengirimmu ke neraka, maka janganlah kamu menurutinya!

Orang itu berkata: “Mereka tidak akan melepaskanku dan tidak akan mengabulkan keinginanku.” Ibrahim berkata: “Jika demikian, bagaimana kamu berharap dapat selamat?
Orang itu pun berkata: “Cukuplah hal ini bagiku. Sungguh aku memohon ampun kepada Allah s.w.t dan bertaubat kepada-Nya.”

Percakapan di atas adalah sebuah dialog yang dapat menggugat hati kita yang semakin beku dan keras.
Nasihat ulama mulia itu membuktikan semua nikmat di dunia ini adalah anugerah kurniaan daripada Allah. Menyedari hakikat ini, adalah menjadi kewajipan untuk kita sentiasa bersyukur kepada Allah pada bila-bila masa, di mana dan dalam keadaan apa pun.

Syukur kita adalah bentuk nikmat yang Allah kurniakan kepada kita. Firman Allah s.w.t yang bermaksud: “Dan bersyukurlah kepada Allah, jika kamu benar-benar menyembah-Nya.” (Surah Al-Baqarah: ayat 172)

2 Comments:

  1. pengemis Cinta~ said...
    Assalamualaikum w.b.t..saya mohon izin untuk share di blog saya ya..terima kasih..;)
    kie said...
    Waalaikumussalam, ahlan bik..boleh ini semua untuk dishare bersama..terima kasih

Post a Comment